12 Feb

Jangan Berdiri Terlalu Lama Saat Hamil Jika Anda Tidak Ingin Mengalami Ini

akibat ibu hamil terlalu capek,akibat kelelahan saat hamil muda,ibu hamil banyak tidur,kecapean saat hamil 6 bulan,kerja berat saat hamil,dampak kecapean pada ibu hamil,efek kecapean saat hamil tua,efek kelelahan saat hamil

Apa saat ini anda sedang hamil dan sedang berusaha menjaga kehamilan anda agar janin didalam kandungan berkembang dengan baik.

Jika iya, ada peringatan keras untuk tidak berdiri terlalu lama khususnya untuk wanita hamil.

Apa alasannya?

Berikut dibawah ini akan dijelaskan alasan serta contoh kejadian-kejadian tidak diinginkan jika anda mengabaikan peringatan ini.

Alasan Kenapa Wanita Hamil Dilarang Berdiri Terlalu Lama

Kalau anda ataupun orang terdekat anda sedang hamil, jangan pernah memperbolehkan dia berdiri terlalu lama.

Memangnya kenapa? Penemuan sebuah studi ilmiah terbaru menunjukkan bahwa jika anda terlalu lama berdiri saat hamil, maka hal ini dapat menghalangi perkembangan janin.

Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa seorang wanita hamil yang bekerja dalam waktu terlalu lama berisiko melahirkan bayi yang prematur atau melahirkan bayi dengan berat lahir yang rendah.

Selama tahun 2002 hingga tahun 2006, peneliti mengamati sekitar 4680 orang wanita hamil. Mereka ditanya tentang kegiatan dan juga kondisi pekerjaan, seperti berapa lama jam kerjanya, berapa lama mereka biasa berjalan, berdiri, dan mengangkat barang berat ataupun jam lembur.

Hal ini telah dikabarkan oleh laman Times of India, pertanyaan kepada para wanita hamil ini sambil perkembangan janin mereka terus dipantau melalui alat ultrasound dengan teratur dan juga saat bayi dilahirkan.

Hasil penelitian yang dilakukan, para ilmuwan menemukan bahwa jam kerja yang panjang tidak mempengaruhi berat ataupun ukuran janin yang dilahirkan.

Begitu juga dengan kebiasaan kerja lembur yang tidak berkaitan sama sekali dengan kelahiran bayi prematur.

Akan tetapi, dari penelitian yang dilakukan juga ditemukan kalau seorang ibu hamil yang menghabiskan waktunya untuk banyak berdiri ataupun berjalan, seperti seorang ibu hamil yang bekerja sebagai guru, sebagai tenaga penjualan, ataupun di tempat pengasuhan anak diketahui mempunyai bayi dengan ukuran bobot yang lebih kecil.

Jadi, hal tersebut menunjukkan perkembangan janinnya yang lebih lambat.

Selain itu, wanita yang selalu bekerja lebih dari 40 jam dalam setiap minggunya juga diketahui mempunyai bayi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan seorang wanita yang bekerja kurang dari 25 jam saja setiap minggunya.

Oleh sebab itu wanita hamil jangan berdiri terlalu lama ataupun banyak berjalan terlalu lama.

Ilmuwan menjelaskan kalau pada umumnya para ibu hamil yang bekerja mempunyai lebih sedikit masalah dalam kehamilannya jika dibandingkan dengan seorang wanita hamil yang menganggur.

Tapi tentu saja beberapa aspek lain dari pekerjaan bisa memberikan risiko tertentu bagi seorang ibu hamil.

Jadi, ini menjadi peringatan keras untuk wanita hamil supaya menghindari beberapa hal yang tidak diinginkan, seperti berdiri terlalu lama. Termasuk juga jangan sampai terlalu banyak bekerja dan sering lembur ya. Apalagi melakukan aktivitas berat yang membuatnya cepat kecapekan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!