24 Jan

Cara Paling Mudah Menghitung Masa Subur Wanita Yang Haid Tidak Teratur Dengan Akurat

menghitung masa subur haid tidak teratur online,masa subur setelah haid berapa hari,kalkulator masa subur haid tidak teratur,cara menghitung masa subur pria,kalkulator menghitung masa subur,cara menghitung masa subur setelah haid,cara menghitung masa subur wanita agar cepat hamil,cara menghitung masa subur wanita agar tidakhamil

Apa dalam waktu dekat ini harapan/keinginan anda adalah ingin segera hamil?

Kalau iya…berarti informasi ini penting untuk anda baca.

Menghitung masa subur wanita, mungkin masih banyak yang tidak paham bagaimana caranya. Terlebih jika menstruasi/haid tidak teratur.

Ini menjadi permasalahan tambahan yang akan mempersulit penghitungan masa subur yang tepat dan akurat.

Jadi simak pembahasan dibawah ini untuk bisa menghitung sendiri masa subur wanita yang haid tidak teratur agar mendapatkan hasil yang akurat.

Menghitung Masa Subur Wanita Yang Haid Tidak Teratur

Punya masalah terhadap siklus menstruasi/haid yang tidak teratur memang sering kali membuat kita kesal.

Mungkin sebagian orang menganggap ini hanya masalah biasa. Tapi untuk yang sudah menikah, masalah ini akan sangat berarti, karena bisa memperlambat kehamilan.

Untuk itu, anda yang merencanakan ingin hamil dalam waktu dekat ini. WAJIB tahu bagaimana cara menghitung masa subur wanita yang tepat dan akurat.

Menentukan masa subur yang benar bisa dimulai dengan cara mempersiapkan kalender siklus haid anda selama 6 bulan terakhir.

Pastikan siklus haid dihitung dari pertama anda haid (saat pertama kali darah keluar) sampai dengan hari pertama pada bulan berikutnya.

Setelah itu, hitung dengan cermat berapa jumlah hari dari masing-masing siklus haid anda selama 6 kali berturut-turut tersebut dan kemudian lihat berapa hari siklus terpanjangnya dan berapa hari juga siklus terpendeknya.

Sebagai contoh berikut (hanya untuk mempermudah saja), kita anggap saja siklus haid anda selama 6 bulan terakhir berturut-turut adalah: 29 hari, 27 hari, 26 hari, 31 hari, 30 hari dan 28 hari.

Kini setelah anda melihat pada contoh siklus haid di atas, maka bisa dilihat bahwa siklus haid terpanjang anda adalah 26 hari dan siklus terpendeknya adalah 31 hari.

Kalau sudah sampai sini, anda sudah bisa mengetahui masa subur anda sendiri.

Caranya sangat mudah sekali. Anda hanya tinggal mengurangi siklus haid terpendek anda (dalam hal ini 26) dengan 18, hasilnya adalah hari pertama masa subur anda.

Dan kemudian kurangi siklus haid terpanjang anda (dalam hal ini 31) dengan 11, hasilnya adalah hari terakhir masa subur anda.

Untuk lebih jelasnya, lihat perhitungan berikut:

  1. Hari Pertama masa subur anda adalah: 26 – 18 = 8
  2. Hari Terakhir Masa Subur anda adalah: 31 – 11 = 20

Bagaimana? Apa anda masih binggung dan tidak paham dengan cara yang sudah dituliskan di atas.

Kalau iya akan kami sederhanakan lagi sehingga anda mudah memahaminya.

Misalkan hari pertama anda haid pada bulan ke-6 dari 6 siklus haid anda berturut-turut yang kita misalkan di atas terjadi pada tanggal 4 Juni, maka:

Hari Pertama Masa Subur anda pada bulan Juni tersebut adalah pada tanggal:

4 + 8 = 12 Juni;

Dan Hari Terakhir Masa Subur anda pada bulan Juni tersebut adalah pada tanggal:

4 + 20 = 24 Juni.

Dengan demikian, maka pada bulan Juni tersebut, anda berada dalam keadaan subur mulai dari tanggal 12 s/d tanggal 24 atau dengan kata lain, masa subur anda pada bulan Juni tersebut terjadi pada tanggal 12 sampai dengan tanggal tanggal 24.

Jadi, tanggal 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23 dan 24 adalah hari di mana anda berada dalam keadaan subur.

Tanggal 12 sendiri adalah hari Paling Subur anda ( disebut juga dengan PUNCAK MASA SUBUR), sementara hari-hari berikutnya ( yaitu mulai dari tanggal 13 s/d tanggal 24) disebut dengan hari subur atau masa subur biasa anda.

Itulah cara akurat menghitung masa subur wanita. Kalau sampai sini anda masih tidak paham juga dengan masa subur anda. Coba konsultasikan dengan Bidan atau Dokter anda.

Kalau sudah ketemu kapan masa subur anda. Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan HB (hubungan badan) sehingga peluang berhasil sel sperma dalam melakukan pembuahan semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!